2017/02/19 03:43:17

Kisah ini bermula ketika, kelender masih menuliskan angka 2006 sebagai tahun berjalan, sahabat saya, Iwan Hasri, menyodorkan ide untuk berjualan merchandise di perhelatan olah raga Provinsi Aceh, PORDA di Takengon. Waktu itu dalam waktu yang singkat kami memesan kaos dengan desain sangat sederhana di tempat seorang kenalan yang memang punya usaha kaos di Bandung. Sementara PIN PORDA Takengon didesain dan dicetak oleh Titou.

Saya dan kak Yuni ikut ke Takengon untuk menyemangati kak Yuyun yang menjadi atlet selam. Selain sebagai supporter kami membantu iwan menjual kaos dan PIN PORDA.

Sekembalinya dari takengon, kami bertiga (saya, kak Yuni dan kak Yuyun) memiliki ide untuk memproduksi kaos Sabang. Nama merk kami saat itu SBG8. Desainernya masih saja titou